Terkadang kita sebagai insan yang selalu ingin memenuhi kebutuhan hidup, baik itu yang rohaniah maupun batiniah, salah dalam menentukan pilihan, yang kita anggap itu baik bukan baik pula di hadapan allah.
Tidak terlepas itu semua maka perlu pemahaman yang lebih mendalam tentang semua hal yang belum kita ketahui dari situlah kita di tuntut untuk menuntut ilmu.
Kecil saja kita ambil sebuah contoh yang sudah menjamur di masyarakat yaitu salahnya pemahaman kaum akhwat tentang makna baju muslim, isu yang sudah di gunakan untuk pedoman oleh masyarakat luas tentang jilbab mereka memaknai jilbab adalah kain yang menutupi kepala. Padahal sebenarnya jilbab adalah kain kurung yang menutupi anggota badan yang yang tidak putus tidak ketat dan tidak terawang, yang didalamnya terdapat baju tidur.
Beda halnya dengan krudung yang maknanya adalah kain yang menutupi dari ujung kepala hingga dada tidak ketat dan tidak terawang.
Dalam al quran menjelaskan surat al-Ahzab ayat 59 yang artinya “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan
isteri-isteri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan* seluruh
tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk
dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. “ (Q.S Al-Ahzab: 59)
Maka itulah pentingnya kita memahami makna baju muslim yang sebenarnya, sudahlah wajar ketika lalai itu terjadi akan tetapi kewajiban kita semua akan pentingnya untuk memahami ilmu pengetahuan umum dan agama.
Apalah arti sebuah KTP yang tertuliskan ISLAM akan tetapi perilaku dan busana yang di gunakan tidak mencerminkan kepribadian seorang muslim.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar